Blanakan, Subang Jadi Tempat Transit Imigran Gelap

australiaSatreskrim Polres Subang mengamankan 15 imigran gelap di Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang, Senin (19/8/2013), sekitar pukul 01.30 WIB.

Sebanyak empat imigran di antaranya perempuan dan 1 balita berusia 3 tahun. Para imigran tersebut berasal dari Turki, Mesir, Pakistan, dan Iran.

Kasubnit PPA Satreskrim Polres Subang Aiptu Aan Kurniawan mengungkap 15 imigran tersebut dibawa oleh dua kendaaran berjenis AVP dan Avanza yang diduga dari Jakarta ke Kecamatan Blanakan. “Berdasarkan keterangan imgran gelap ini akan ke Asutralia mengunakan jalur pantai utara Subang dan disana katanya akan ada yang menjemput,” katanya.

Atas kejadian tersebut, selain mengamankan imigran, pihaknya juga mengamankan dua supir kendaraan pengangkut imigran yang merupakan warga Indonesia untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Iya, kami menahan dua supir yang berasal dari Garut dan Karawang untuk dimintai keterangan,” katanya.

Menurut Aan, kejadian ini merupakan yang kedua kalinya. Dia menduga ini merupakan modus baru pemberangkatan imgran gelap, setalah sebelumnya marak mengunakan jalur pantai selatan.

Dia mengemukakan, ke-15 imgran ini tidak mengantongi paspor dan visa. Diduga kuat, mereka adalah para pencari suaka. “Hari ini para imgiran ini akan kami kirim ke kantor Imgrasi bandung,” pungkasnya. (Inilah)