PNTI Subang Resmi Terbentuk, Kabar Baik Bagi Nelayan Subang

KOTASUBANG.com, Subang – Nelayan pesisir Pantura Kabupaten Subang boleh bergembira. Karena kini mereka telah memiliki wadah yang bisa menjadi tempat untuk “curhat” para nelayan. Persatuan Nelayan Tradisional Indonsia (PNTI) Kabupaten Subang yang merupakan wadah bagi para nelayan tradisional resmi terbentuk Sabtu (11/11/2017) lalu ditandai dengan pelantikan Ketua yaitu H. Karya Zakaria dan jajaran pengurusnya di Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan.  Pengurus PNTI Subang dilantik secara langsung oleh ketua unum PNTI Hendrik E. Purnomo dengan disaksikan oleh Bupati dan Ketua DPRD Subang yang didaulat sebagai pembina PNTI Subang.

H. Zakaria mengungkapkan selama ini ada banyak permasalahan yang dihadapi para nelayan tradisional dan mereka mengalami kesulitan mencurahkannya dan menemukan solusinya.

”Makanya kita hadir untuk membantu berbagai permasalahan yang ada, “katanya.

Salah satunya gangguan yang kerap dihadapi para nelayan di laut lepas adalah ‘bajak laut’ yang meminta hasil tangkapan atau solar. Untuk masalah ini PNTI akan selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Masalah keamanan di laut memang merupakan salah satu salah satu program PNTI di bidang keamanan. PNTI bahkan bersinergi dengan pemerintah sebagai spionase kejadian yang ada di laut dan tambak dalam menjaga NKRI.

Di bidang ekonomi  PTNI Kabupaten Subang mengawal dan memfasilitasi nelayan tangkap dan nelayan budi daya untuk mendapat permodalan baik dari perbankan maupun dari PKBL. Selain itu juga di bidang hukum PTNI akan terus mengawal revisi Perda tentang kenelayanan agar masuk dalam prolegda 2018.

Sementara itu Bupati Imas menyambut baik terbentuknya PNTI. Menurut Imas, PTNI bisa jadi media penyalur keluhan serta kebutuhan para nelayan untuk disampaikan kepada pemerintah.

“Wadah ini sangat diperlukan dan bagus, nelayan bila tidak ada wadahnya, mau meminta dan memohon ke siapa, dan wadah ini penyalurnya,” katanya.