Mengenai Penerimaan CPNS Subang 2013

logo subangWalaupun sudah mengikuti uji publik untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), nasib 6 ribu pegawai sukarelawan (sukwan) yang berada di lingkungan pemerintah Kabupaten Subang masih terkatung-katung. Pasalnya, pemda Subang belum menerima surat, baik dari pusat maupun dari pemerintah provinsi, berkenaan dengan peneriman CPNS untuk kategori dua.

“Penerimaan CPNS ditentukan Menpan, kami tidak bisa menentukan kapan mengelar peneriman CPNS karena menunggu surat keputusan peneriman CPNS dari pusat maupun provinsi,” ujar Sekda Kabupaten Subang, Abdurakhman, Rabu (14/8).

Dalam pelaksanan penerimaan CPNS pun, lanjutnya, hasil tes ujian pun diputuskan secara objektif oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan). “Jadi pemerintah daerah hanya menyedikan tempat tes, ketentuanya saat ini ditentukan oleh Menpan. Makanya jika ada pembukaan CPNS jangan percaya. Begitupun jika ada yang menjanjikan lolos, karena saat penentuannya dilakukan secara objektif oleh menpan,” terangnya.

Abdurakhman mengaku, jika di lingkungan pemda Subang ada 6 ribu sekwan yang sudah mengikuti uji publik. Namun dirinya menjamin jika mereka yangh mengikuti Uji Publik tersebut tetap aman. Pasalnya, selama dua tahun moratorium CPNS, di lingkungan Pemda Subang ada sekitar 1.000 PNS yang menjalani masda pensiun.

“Kalau ada kesempatan penerimaan kategori dua, itu jadi pedoman peneriman CPNS. Namun kalau semuanya diangkat, pemda Subang bisa bangkrut,” ujarnya.

Secara logika ekonomi, tambahnya, saat ini pemda Subang belum ada solusi peneriman PNS baik kategori dua maupun umum. Saat ini, di lingkungan pemda Subang, SKPD sudah mengunakan kuota maksimal serta memiliki 15.600 PNS.

“Artinya kalau menerima PNS baru, maka akan manambah beban anggaran belanja daerah,” paparnya.

APBD Kabupaten Subang 2013 sebesar Rp1,5 triliun sendiri, sebanyak 30 persen digunakan untuk biaya publik dan 70 untuk biaya non publik. “Jika dibiarkan terus, maka pembanguan di kabupaten Subang akan terbengkalai. Kita harapkan di APBD tahun depan minimal bisa sesuai harapan,” pungkasnya. (Inilah)