Ronggeng Subang itu Bernama Nyai Wiranggana

KOTASUBANG.com, Subang – Cerita Subang pada masa kolonial atau masa perkebunan P n T Land selalu menarik untuk diceritakan. Beragam karya sastra berlatar Subang pada masa itu telah banyak diciptakan, mulai dari cerita pendek, novel hingga naskah drama. Sekelumit kisah mengenai Subang pada masa kolonial tersebut diangkat ke pentas teater oleh Asep Kusmana dan  LIKA 04. Kali ini, Asep mengangkat kisah bertajuk Nyai Wiranggana, yang mengkisahkan kehidupan seorang ronggeng atau penari penghibur para pekerja perkebunan ketika itu.

Asep secara apik menggambarkan sosio kultural lingkungan perkebunan ketika itu. Diceritakan ketika itu di Subang terdapat para seniman ronggeng atau penari yang biasa menghibur para pekerja perkebunan. Para ronggeng ini kerap kali mendapatkan perlakuan yang tidak senonoh dari para centeng maupun  mandor perkebunan. Salah seorang ronggeng tersebut adalah Nyai Wiranggana.

Nyai Wiranggana digambarkan sesosok wanita tangguh. Meski menjadi seorang ronggeng dirinya senantiasa menjaga kehormatannya sebagai seorang wanita. Dalam perjalanannya diceritakan kisah cinta antara Nyai Wiranggana dengan Wikarta, seorang pribumi pemberontak yang menjadi pahlawan bagi rakyat kecil waktu itu. Nahas Wikarta kemudian dibunuh oleh segerombolan centeng. Dari sana Nyai Wiranggana berjanji, meskipun hanya seorang Ronggeng dirinya akan senantiasa membantu yang lemah dengan kemampuan yang dimilikinya.

Penampilan teater Nyai Wiranggana ini merupakan salah satu rangkaian dari “Subang Nyeni II”, yang merupakan rangkaian gelaran seni yang dipersembahkan oleh generasi muda Subang pecinta seni. Dalam keterbatasannya generasi muda ini senantiasa berusaha menampilkan eksistensi dirinya dan ruh seni di Kabupaten Subang dengan slogan Nu Ngora Nu Ngaropea Budaya (yang muda, yang melestarikan budaya).

Pertunjukkan teater Nyai Wiranggana ini digelar 23-24 September lalu di Wisma Karya. Dalam setiap pertunjukkannya selalu dipadati oleh para penonton yang hampir semuanya dari kalangan pelajar dan mahasiswa.