Ruwatan Bumi Kampung Adat Banceuy, Subang Berlangsung Meriah

KOTASUBANG.com, Ciater Menyambut datangnya 1 Muharam, hari ini, Rabu (20/9/2017) ribuan warga kampung adat Banceuy, Desa Sanca, Kecamatan Ciater dan sekitarnya tumpah ruah di jalanan desa. Mereka antusias mengikuti acara Ruwatan Bumi yang merupakan acara tahunan yang sudah digelar sejak tahun 1800-an. Berbagai ritual adat sudah di gelar sejak sehari sebelumnya, termasuk menghias kampung dengan janur. Pada malam menjelang puncak Ruwatan Bumi juga digelar berbagai pertunjukan seni buhun seperti Tarawangsa, Celempung dan Gembyung.

Dan hari ini acara dilanjutkan dengan helaran yang menampilkan berbagai kesenian, mulai dari tari-tarian termasuk Sisingaan, silat, iring-iringan dongdang, hingga tutunggulan. Berbagai kesenian tersebut dibawakan oleh penduduk setempat mulai dari anak-anak PAUD hingga para orang tua yang sudah berusia senja. Semuanya merupakan hasil kreativitas warga setempat. Selain itu, sebagai ungkapan rasa syukur, setiap tahun warga Banceuy juga selalu memotong 1 ekor kerbau untuk dimasak dan disajikan kepada para tamu yang datang pada acara ini. Kerbau tersebut dibeli hasil iuran swadaya seluruh masyarakat Banceuy.

Hadir sebagai tamu istimewa pada Ruwat Bumi kali ini Bupati Purwakarta sekaligus Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dedi tampak menikmati sajian setiap momen ruwatan bumi. Menurutnya tradisi ruwatan bumi merupakan potensi pariwisata yang dapat menarik banyak wisatawan.

“Kampung-kampung adat seperti ini harus dipromosikan, harus dikembangkan supaya menarik jadi wisata budaya,” ungkap Dedi. (baca juga : Ruwatan Bumi Kampung Adat Banceuy)