Subhanallah!!, Indahnya Pelangi Pagi di Curug Cileat

KOTASUBANG.com, Cisalak – Pagi menjelang, udara dingin musim kemarau di ketinggian Pasir Muncang, Cileat masih menusuk tulang. Kabut tipis masih terlihat melingkupi gunung Canggah, Kamis (25/5/2017). Sinar mentari mulai menyelinap dari balik gunung Canggah, silau sinarnya membuat puncak Canggah hampir tak terlihat. (baca juga : Terjebak Kabut di Hutan Jamuju Puncak Curug Cileat)

Pagi itu kami bergegas menuju curug Cileat, menikmati suasana pagi di curug tertinggi dan terbesar di Subang tersebut. Dari lokasi camp di Cimuncang Pasir, curug ini dapat di tempuh sekitar setengah jam perjalanan melalui jalan setapak yang cenderung menanjak. Perjalanan harus ekstra hati-hati karena di beberapa titik terdapat bekas longsoran yang cukup besar.

Lelah selama perjalanan terbayar seketika ketika tiba di curug tersebut. Aliran air Curug Cileat jatuh membelah terbing batu yang sangat tinggi. Di sebelahnya terdapat curug yang lebih kecil menambah kemegahan pemandangan di sana. Percikan butiran air curug yang terbawa hembusan angin akan membuat basah pengunjung meskipun baru beberapa puluh meter dari curug. (baca juga : 7 Hal yang Mungkin Tak Anda Ketahui tentang Curug Cileat)

Hamparan rumput hijau dan bunga berwarna merah diantara batuan di bawah curug sangat memanjakan mata siapapun yang melihatnya. Dan yang istimewa, sebuah pelangi yang terbentuk di bawah curug terlihat begitu menakjubkan. Warna-warna indah pelangi ini terbentuk karena butiran-butiran air curug membiaskan sinar matahari pagi yang menyinari area curug. Namun sayang, indahnya pelangi tersebut tak berlangsung lama dan tidak terjadi setiap saat karena hal ini sangat tergantung sudut datangnya sinar matahari yang mengenai butiran-butiran air curug tersebut. Keindahan alam yang menakjubkan ini biasanya terjadi ketika pagi hari di curug Cileat. (baca juga : Hii… Ada Macan di curug Cileat??)

 

Aksesibilitas

Curug Cileat terletak di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak. Meskipun berada di wilayah Subang, tempat wisata tersebut dikelola oleh Perum Perhutani Wilayah Bandung Utara. Untuk menuju curug Cileat, dari arah kota Subang kendaraan di arahkan menuju Jalan Cagak. Dari tugu Nanas Jalancagak arahkan kendaraan melalui jalan raya Tanjungsiang, kemudian di daerah Cisalak arahkan kendaraan menuju kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Jalancagak. Lokasi parkir kendaraan terdapat di kampung Cibago. Dari sana perjalanan dilajutkan dengan berjalan kaki sekira 1.5 – 2 jam hingga mencapai curug.

Dilokasi curug tidak terdapat toilet. Toilet hanya terdapat di daerah Cimuncang Pasir, sekira setengah jam perjalanan sebelum curug Cileat. Di Cimuncang pasir inilah biasanya digunakan sebagai lokasi berkemah. Di tempat ini juga selain terdapat toilet juga terdapat sebuah mushola. (baca juga : Bermalam di Cimuncang Pasir, Curug Cileat)

Hal yang Perlu Diperhatikan :

  1. Curug Cileat terdapat dalam area hutan Subang Selatan, pengunjung dihimbau untuk turut menjaga kelestarian alam diantaranya dengan tidak membuang sampah sembarangan.
  2. Lokasi ini rawan longsor ketika musim hujan tiba, disarankan untuk menghindari kunjungan ketika musim hujan.

Berita Terkait: