MORO Lauk di Cibuluh Berlangsung Meriah, Sedikit Obati Kekecewaan Batalnya MURI

KOTASUBANG.com, Subang – Acara Muru/Moro lauk atau ngagobyag balong di desa wisata Cibuluh berlangsung meriah. Warga Cibuluh tua dan muda tumpah ruah berpartisipasi dalam acara yang diselenggarakan di sebuah kolam ikan di kampung Bolang, Desa Wisata Cibuluh tersebut. Seratus kilogram ikan hasil sumbangan PT Showa Indonesia diperebutkan oleh ratusan warga. Semakin meriah dalam kesempatan tersebut juga diperebutkan ikan yang sudah ditandai pita oleh panitia yang berhadiah uang tunai. Meskipun hanya berhadiah Rp. 50.000,- hal ini tak mengurangi kegembiraan warga desa Cibuluh. (Batal Jadi Lokasi MURI, Hari Ini Warga Desa Cibuluh Gelar MORO Lauk)

Berdasarkan pantauan KOTASUBANG.com, bukan hanya warga desa Cibuluh yang mengikuti acara ini, ada juga wisatawan dari Bandung dan Tangerang yang kebetulan tengah berwisata di sana turut serta ngagobyag balong bersama warga. Menurut warga, kegembiraan sedikit mengobati kekecewaan mereka karena batal jadi lokasi penyelenggaraan rekor MURI tangkap ikan.

“Seneng lah dengan adanya acara ini, warga juga tampaknya gembira, sedikit mengobati batalnya acara MURI tanggal 1 April nanti,” ujar Suryana salah seorang warga sekitar.

Daming, salah satu penggerak desa wisata Cibuluh juga mengatakan hal senada. Dirinya berharap kegiatan ini bisa sedikit menghibur warga.

“Ya, mudah-mudahan ini bisa sedikit mengobati kekecewaan warga pasca dialihkannya lokasi pemecahan rekor MURI tangkap ikan yang tadinya mau digelar di sini,” ungkapnya.

Sebelumnya, tokoh masyarkat Cibuluh Udan Karyawan mengatakan dengan batalnya pelaksanaan rekor MURI di wilayahnya, dirinya khawatir akan hilangnya kepercayaan warga desa terhadap aparat desa seperti dirinya yang sudah bersusahpayah menggiring warga untuk mensukseskan acara pemecahan Rekor MURI yang sedianya akan diadakan di sana.

“Acara Moro lauk yang akan digelar hari ini semoga bisa mengurangi kekhawatiran kami akan hal ini, ” ujar Udan.

Desa wisata Cibuluh sedianya akan menjadi tuan rumah pemecahan rekor MURI tangkap ikan dalam rangka HUT Kabupaten Subang ke-69 awal April mendatang, namun karena alasan cuaca yang tidak menentu, lokasi pelaksanaan MURI tersebut kemudian dipindah secara mendadak Jumat (24/3/2017) lalu menjadi ke Bendung Leuwi Nangka, Kelurahan Dangdeur Subang. Padahal, persiapan di desa wisata Cibuluh sudah mencapi 80 persen. Pemindahan lokasi kegiatan yang mendadak tersebut telah menimbulkan kekecewaan warga desa Cibuluh yang sudah menyiapkan penyelengaaraan acara ini sejak sekitar 3 bulan yang lalu.

Warga tadinya mengira dilaksanakannya kegiatan pemecahan rekor MURI tersebut sengaja dilaksanakan di sana untuk mendongkrak pariwisata desa Cibuluh, namun dengan dipindahkannya acara ini warga berpendapat kalau MURI ini hanya merupakan kegiatan ambisius saja.

(Lokasi Pemecahan Rekor MURI Tangkap Ikan, Dialihkan ke Bendung Leuwi Nangka)

Berita Terkait: