Batal Jadi Lokasi MURI, Hari Ini Warga Desa Cibuluh Gelar MORO Lauk

KOTASUBANG.com, Tanjungsiang – Kecewa karena dialihkannya lokasi pemecahan rekor MURI tangkap ikan dari daerahnya yang sedianya akan diselenggarakan 1 April mendatang, hari ini warga desa wisata Cibuluh menggelar acara sendiri yaitu “Moro lauk”.

Rencananya sebanyak 100 kg ikan yang sudah di masukkan ke dalam kolam akan dioyak bersama seluruh warga desa Cibuluh, Minggu (25/3/2017) pagi ini.

Tokoh pemuda desa Cibuluh, Udan Karyawan mengatakan 100 kg ikan tersebut merupakan sumbangan dari PT Showa Indonesia yang kebetulan tengah berwisata di desa wisata Cibuluh. Mereka bersimpati setelah mengetahui perihal batal digelarnya pemecahan rekor MURI di sana, sehingga kemudian menghibahkan 100 kg ikan untuk sedikit mengobati kekecewaan warga yang sudah beberapa bulan menyiapkan rekor MURI tersebut.

“Terima kasih kepada PT Showa Indonesia, mudah-mudahan ini sedikit menjadi pengobat hati kekecewaan warga,” kata Udan.

Udan mengatakan dengan batalnya pelaksanaan rekor MURI di wilayahnya dirinya khawatir akan hilangnya kepercayaan warga desa terhadap aparat desa seperti dirinya yang sudah bersusahpayah menggiring warga untuk mensukseskan acara tersebut.

“Acara Moro lauk yang akan digelar hari ini semoga bisa mengurangi kekhawatiran kami, ” ujar Udan.

Puluhan karyawan PT Showa Indonesia termasuk para petingginya dari Jepang saat ini memang tengah melakukan kunjungan wisata bertajuk Culture Adventure di desa wisata Cibuluh. Di sana mereka melakukan berbagai kegiatan diantaranya festival kolecer dan main angklung dengan 300 orang.