Lokasi Pemecahan Rekor MURI Tangkap Ikan Terbanyak Dialihkan ke Leuwi Nangka

KOTASUBANG.com, Subang – Pelaksanaan pemecahan rekor MURI tangkap ikan dengan jumlah peserta terbanyak akhirnya terpaksa batal dilaksanakan di sungai Cipunagara, desa Cibuluh, Tanjungsiang. Hal ini disebabkan cuaca yang tidak menentu menjelang digelarnya acara tersebut, sehingga dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan pada pelaksanaannya 1 April mendatang. Selanjutnya lokasi pelaksanaan pemecahan rekor MURI tersebut rencananya dipindahkan ke Bendungan Leuwi Nangka, Kecamatan Dangdeur, Subang.

Menurut Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang Didin Mahpudin, pemindahan tempat pelaksanaan rekor Muri merupakan hasil kesepakatan panitia penyelenggara.

“Saat ini cuaca di wilayah tidak menentu, intensitas hujan di hulu sungai Cipunagara masih tinggi.  Ini menjadi kekhawatiran kita. Takut ada banjir bandang dan sebagainya. Intinya ini demi keamanan, jadi berdasarkan kesepakatan harus dipindah,” katanya.

Sementara itu Plt Bupati Subang sangat mengapresiasi warga desa Cibuluh yang sudah bersama-sama bekerja keras demi suksesnya penyelenggaraan pemecahan rekor MURI tersebut.

“Tapi apa boleh buat, ini demi keselamatan dan kita tidak bisa memaksakan kehendak ditengah cuaca Subang yang saat ini tidak menentu,” kata Imas.

Namun demikian, meskipun pelaksanaan pemecahan Rekor MURI batal dilaksanakan di Cibuluh, Imas menegaskan tetap akan memperbaiki ruas jalan yang rusak di desa wisata tersebut.

“Masa batal di Cibuluh dan pindah ke Leuwi Nangka perbaikan jalan di Cubuluh dibatalkan juga. Intinya walaupun pindah tempat tapi perbaikan jalan Cubuluh tetap dilaksanakan,” pungkas Imas.

 

Foto : Sungai Cipunagara, Desa Cibuluh, Tanjungsiang