Wow !, Di Subang Bisa Berendam Air Hangat Sambil Menikmati Keindahan Curug Cina

KOTASUBANG.com, Subang – Kabupaten Subang ternyata masih memiliki banyak potensi wisata yang belum terekspos. Bahkan potensi objek wisata tersebut diantaranya sangat dekat dengan pusat kota Subang. Curug Cina. demikian warga desa Curug Agung menamakannya. Curug ini hanya berjarak sekitar 13 Km dari pusat kota Subang melalui jalan desa Parung – Curug Agung. Dari lapangan sepak bola Curug Agung, pengunjung hanya perlu berjalan kaki sekira 20 menit melalui jalan setapak. Hanya ada satu kali tanjakan menuju curug ini, selebihnya kontur jalannya relatif datar.

Curug yang berada di aliran anak sungai Ciasem ini cukup besar, tingginya sekira 50 meter. Debit airnya cukup deras dan di bawah curugannya berupa batuan sehingga tidak bisa dipakai bermain air di bawah curugannya. Namun yang unik, di sekitar curug tersebut terdapat sumber mata air hangat.

Sumber mata air hangat

Meskipun tak sehangat air di Sari Ater namun jika ditata dengan membuat kolam rendam yang baik akan menjadikan nilai tambah bagi objek wisata ini. Bayangkan saja, berendam di kolam air hangat dengan latar belakang air terjun yang indah.

Di sekitar curug ini sebenarnya sudah ada tanda-tanda bekas pembangunan. Diantaranya sudah ada 2 buah kolam rendam air hangat di depan curug tersebut. Namun entah mengapa kemudian kolam rendam tersebut terbengkalai karena tidak dirawat. Satu kolam airnya keruh karena bercampur dengan air sungai, 1 kolam rendam lainnya berair jernih namun jebol di salah satu sisinya.

Sebagian warga sekitar berharap curug ini dijadikan objek wisata sehingga menjadi sumber pendapatan desa. Namun, salah satu kendala yang dihadapi adalah akses jalan menuju curug ini yang melewati tanah kebun yang sudah dimiliki warga luar desa Curug Agung.

Di Desa Curug Agung juga terdapat objek wisata lainnya yaitu Batu Kapur yang populer pada era 90-an. Namun pamor objek wisata ini juga kemudian meredup apalagi setelah rusaknya akses jalan Dawuan – Curug Agung karena truk pasir yang over tonase. Nama desa ini juga diambil dari sebuah curug yang dikeramatkan di aliaran sungai Ciasem yang melalui desa tersebut. (baca juga : Pesona Wisata Subang )

Berita Terkait: