Mudik Lewat Jalur Tengah Subang Suasana Lebih “Hijau”

warung kebun karet subang Sembari mudik ke kampung halaman, mampirlah di ”Kabupaten Nanas” Subang, Jawa Barat. Kabupaten seluas 205.176 hektar ini menawarkan pesona yang pantas dinikmati, baik pemandangan, potensi, maupun kuliner makanan khas Sunda di jalur mudik.

Subang memiliki tiga topografi, dataran rendah, sedang, dan tinggi, dengan ketinggian 0-1.500 meter di atas permukaan laut. Di wilayah dataran rendah terbentang jalur utama pantai utara (pantura) mulai dari Patokbeusi-Pusakanagara.

Wilayah tengah (dataran sedang) terbentang sepenggal ruas jalur alternatif Sadang-Kalijati-Subang-Cikamurang. Jalur ini merupakan alternatif utama dari Jakarta ke Jawa Tengah saat terjadi kemacetan di jalur pantura.

Adapun di dataran tinggi terbentang jalur alternatif bagian dari rute Purwakarta-Wanayasa- Jalancagak-Ciater. Rute ini menjadi alternatif dari Jakarta ke Bandung melalui Lembang atau menuju Sumedang melalui Jalancagak-Tanjungsiang.

Bagi pemudik dari Jakarta ke pantura Jawa Tengah, rute Sadang-Subang-Cikamurang bisa diambil sejak keluar gerbang Tol Sadang.

Kondisi jalan relatif baik. Badan jalan terdiri dari dua lajur selebar 5-6 meter sehingga pengendara tak bisa leluasa mendahului kendaraan lain di depan atau memacu kecepatan hingga 100 km per jam.

Namun, jalur ini jauh lebih ”hijau” oleh kerindangan pepohonan di kanan kiri jalan daripada pantura Jalur ini juga membelah hutan karet milik PT Perkebunan Nusantara VIII di daerah Wantilan, Lengkong, Marengmang, serta di Dawuan.

Nanas

Di sepanjang jalur tersebut, seperti di Kalijati, Dawuan Kaler, serta Rawalele, berderet warung menjajakan aneka jajanan tradisional khas Jawa Barat. Penganan yang sering menjadi buah tangan itu antara lain dodol garut, manisan cianjur, wajit cililin, peuyeum bendul, ubi cilembu, dodol nanas, dan nanas madu segar yang khas Subang.

Dengan produksi lebih dari 200.000 ton per tahun, Subang menjadi sentra nanas di Jabar. Selain dijajakan sebagai buah segar, nanas subang juga diolah menjadi dodol atau jus.

Nanas subang disebut pula nanas madu karena rasanya amat manis. Ukuran buahnya juga jauh lebih besar daripada nanas biasa. Pedagang menawarkan harga nanas antara Rp 7.000 dan Rp 15.000 per buah.

Rute Jakarta-Palimanan melalui Sadang-Subang-Cikamurang yang jaraknya 227 kilometer bisa ditempuh dalam 4,28 jam. Tak jauh beda dengan jalur pantura melalui Cikampek-Pamanukan-Indramayu yang bisa ditempuh dalam waktu 4,25 jam. (Kompas)

Komentar pembaca

*